Thursday, June 26, 2014

Troubleshooting CPU

Hallo kawan blogger, saya kembali lagi setelah sekian lama ga ngepost. kali ini saya akan membahas Troubleshooting CPU. Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan Hardware.

1. PC Tidak Bereaksi, Saat Tombol Power Ditekan.



Permasalahan: Anda menekan tombol power untuk mengaktifkan PC, tetapi PC tidak menunjukkan tanda tanda kehidupan/menyala . Apa yang terjadi? Solusi: Jika hal ini terjadi pada PC Anda, ada beberapa kemungkinan yang harus diperiksa satu per satu secara bertahap.

Langkah 1:

Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC Anda. Apakah sudah terpasang dengan sempurna. Mulai dari memastikan switch PSU dalam posisi ON, ataupun sekiranya Anda menggunakan UPS (uniterruptable power supply) dan/atau stabilizer AVR (automated voltage regulator). Pastikan semua dalam posisi ON dan dalam keadaan berfungsi dengan baik.

Langkah 2:

Jika hal tersebut bukan penyebabnya, maka kemungkinan berikutnya baru pada PC Anda. Pastikan semua kabel (terutama kabel power) dan komponen terpasang dengan baik. Caranya dengan mebuka casing, kemudian menekan-nekan kembali komponen dan konektor kabel yang ada. Adakalanya hal ini disebabkan karena konektor yang tidak terhubung dengan sempurna. Perhatikan juga ATX 12V, yang dapat ditemukan pada kebanyakan motherboard empat tahun belakangan ini. Motherboard tidak akan beraksi, tanpa catuan daya dari konektor ini.

Langkah 3:

Ini akan cukup merepotkan. Lakukan pengecekan perangkat utama satu persatu. Yang dimaksud adalah CPU dan motherboard. Pastikan keduanya masih berfungsi dengan baik. Sebab katakanlah jika CPU rusak, sistem tidak akan menyala sama sekali. Demikian juga jika motherboard rusak. Terutama untuk urusan catu dayanya (MOSFET, jalur daya pada PCB dan seterusnya). Ini juga akan menyebabkan PC tidak akan bereaksi sama sekali.


2. Permasalahan Mainboard


Kasus Pertama : Baterai hanya bekerja sementara waktu.

Solusi: Kadang-kadang baterai bekerja dengan bagus. Kemudian, kadang-kadang kita mendapatkan kesalahan pada baterai tersebut yaitu sistem tidak bisa mengenali waktu dengan baik. Hal ini disebabkan karena baterai kehilangan tegangan dan koneksi yang buruk antara baterai dengan motherboard. Untuk mengati hal tersebut, maka langkah yang bisa diambil adalah mengganti baterai mati.

Kasus Kedua:
Mengganti pengaturan CMOS tetapi tidak muncul perubahannya

Solusi:
Ketika keluar dari pengaturan CMOS, pastikan memilih “Save and Exit” untuk menyimpan segala perubahan yang sudha dilakukan dan keluar dari setup tersebut. Memilih Exit Without Saving akan menyebabkan segala pengaturan dan perubahan yang sudah dilakukan terhadap CMOS tidak akan disimpan.

Kasus Ketiga:
Sistem kehilangan Waktu, Pengaturan, atau kesalahan pada bateraí.

Solusi:
Baterai mati atau habis. Segera ganti yang baru.

Kasus Keempat:
Terdapat pin yang bengkok pada motherboard.

Solusi:
Kalau menjumpai pin yang bengkok pada motherboard, berhati-hatilah untuk meluruskan kembali pin tersebut dan pastikan kabel power yang terpasang ke listrik sudah dimatikan dan dicopot. Jika pin tersebut sampai patah, maka tidak bisa berbuat apa-apa dan harus membeli motherbaord yang baru.

Kasus Kelima:
Bagaimana bisa mendapatkan driver chipset untuk motherboard yang dimiliki.

Solusi:
Download driver tersebut pada situs yang tersedia. Biasanya pembuat atau manufaktur dari perangkat keras menyediakan situs yang berisi driver update yang bisa didownload kapan saja. Update driver ini mempunyai fungsi yang sangat vital bagi kinerja suatu perangkat keras.

3. Prosesor Baru Yang Tidak Terdeteksi



Permasalahan: memasang prosesor baru tetapi tidak terdeteksi.Tetapi pada saat booting pertama kali, ternyata speed CPU yang tampil di BIOS tidak sama dengan angka default prosesor baru tersebut.

Solusi:
Jika pada saat booting pertama kali setelah mengganti prosesor, ternyata speed CPU yang tampil di BIOS tidak sama dengan angka default prosesor baru maka lakukan langkah pengecekan sebagai berikut:

• Cek kembali CPU apakah sudah terinstall dengan tepat.
• Jika CPU sudah terpasang dengan tepat,tetapi tetap tidak terdeteksi dangan baik, coba cek setting motherboard.Apakah jumper –jumper yang ada telah terpasang
dengan benar?
• Hati-hati untuk langkah ini. Paling tidak anda harus memahami posisi CPU yang
tepat dangan mempelajari buku manual prosesor.Jika perlu panggil teknisi atau
yang lebih berpengalaman untuk mendampingi anda.

4. Permasalah pada RAM



Kasus Pertama :
Memasang RAM pada komputer dengan kapasitas melebihi 64MB, RAM tidak bisa terdeteksi oleh DOS, tetapi bisa terdeteksi oleh Windows

Solusi :
Kondisi semacam itu wajar dan normal, karena DOS pada waktu dirancang hanya bisa mengenali RAM yang terpasang dengan kapasitas 64 MB, lebih dari 64 MB tidak akan terdeteksi. Berbeda dengan Windows, semua RAM yang terpasang akan terdeteksi dengan baik, selama RAM yang dipasang dalam kondisi bagus dan tidak rusak.

Kasus Kedua :
Laporan RAM. Ada kapasitas dari RAM sebesar 128KB atau 384KB yang tidak pernah dilaporkan ketika melakukan proses booting.

Solusi:
Kondisi ini normal. Beberapa versi dari BIOS tidak akan menampilkan area dari memori
yaitu memori konvensional dan memori ekstended.

Kasus ketiga :
Sistem komputer menjadi lambat ketika ditambahkan beberapa memori.

Solusi:
Langkah pertama adalah, pastikan semua memori baru yang dipasang dikenali dengan baik oleh BIOS atau Windows. Apabila motherboard tidak mendukung penambahan memori dan hanya menerima kapasitas paling besar adalah 64 MB, maka percuma saja menambah memori baru. Memori tetap bisa terpasang tetapi efeknya bisa memperlambat kinerja komputer.

Kasus Keempat :
Menambah memori tetapi Win XP Prof tidak bisa berjalan dengan lancar. Menambah memori sebesar 256MB dan 128 ke komputer. BIOS bisa mendeteksi RAM yang sudah ditambahkam tersebut tetapi Windows tidak berhasil mendeteksi bahkan tampilan di layar monitor menjadi biru.

Solusi:
Hal yang harus diperhatikan adalah RAM yang baru apakah cocok dan sesuai dengan motherboard dan jenis RAM yang lain yang sudah terpasang sebelumnya di motherboard. Kalau RAM tersebut tidak cocok, maka akan mempengaruhi kinerja sistem bahkan mengakibatkan sistem tidak berjalan dengan baik. Sebelum memasang RAM, hal yang sangat penting adalah memperhatikan tipe dan PC dari RAM tersebut.

Kasus kelima :
Identifikasi memori yang rusak. Ketika menghidupkan komputer, terdengar bunyi beep dan komputer tidak mau booting.

Solusi :
Beep tersebut menandakan adanya perangkat keras yang melekat pada motherboard mengalami kerusakan. Yang paling umum adalah kerusakan terjadi pada memori. Segera ambil memori tersebut dari motherboard kemudian coba bersihkan memori dengan tisu atau atau kain yang bersih. Setelah dibersihkan
pasang kembali pada slot nya. Apabila setelah dipasang, masih keluar bunyi beep, memorinya harus diganti dengan yang baru.

5. Permasalahan Cd/Dvd



Kasus pertama :
CD/DVD ROM tidak terdeteksi oleh bios

Solusi :
1. Pertama, cek cd-rom tersebut pada komputer lain. Apabila dapat terdeteksi, berarti cd rom berada dalam kondisi bagus sehingga kemungkinan ada masalah pada kabel IDE atau kabel power.
2. Kedua, ganti kabel IDE dan power lama dengan yang baru (salah satu atau keduanya). Ini dimaksudkan untuk memastikan apakah terjadi masalah dengan kabel tersebut atau tidak.
3. Ketiga, perhatikan posisi jumper padda optical drive anda. Secara default, jumper pada driver cd rom atau sejenisnya berada pada posisi master. Apabila anda menggunakan lebih dari satu drive, maka anda harus mengatur jumper pada masing-masing drive, maka anda harus mengatur jumper pada masing-masing
drive dalam posisi master-slave.

Kasus kedua:
CD/DVD ROM tidak terdeteksi oleh bios

Solusi :
Kasus cd-rom yang tidak membaca keping cd, bisa saja oleh keping cd yang kondisinya kurang baik, yaitu terdapat goresan pada permukaan cd. Coba gunakan cd lain pada cd-rom anda untuk mencaritau biang masalahnya. Apabila cd lain dapat terbaca, berarti kerusakan terletak pada media cd yang anda gunakan, jika tidak, berarti cd-rom andalah yang bermasalah. Bersihkan optic cd-rom dengan menggunakan disk cleaner. Selain itu, anda juga dapat melakukan pembersihan pada laser yang terganggu pada saat melakukan pembacaan, yaitu dengan semprotan udara bertekanan tinggi pada bagian dalam drive. Memang diperlukan
kehati-hatian dalam melakukan cara tersebut, karena jika tidak akan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen lain.

Kasus ketiga :
CD/DVD Rom tidak dapat membaca semua cd

Solusi :
Kemungkinan besar kasus tersebut terjadi karena dvd yang anda gunakan tidak mendukung fitur multi read compliant. Dengan kata lain, dvd anda hanya mendukung fitur non-compliant sehingga hanya dapat membaca media dvd saja. Biasanya kasus ini sering dijumpai pada drive dvd yang pertama kali muncul. Namun, saat ini fitur semacam ini sudah menjadi standard baku untuk sebuah dvd-rom.

6. Permasalahan Hardisk



Kasus Pertama :
Komputer tidak mau booting, Setelah memasang hard disk yang baru, komputer tidak mau booting dan tidak ada pesan kesalahan yang muncul pada layar monitor.

Solusi:
1. Matikan komputer, buka casing komputer dan lepaskan hard disk dari casing, dengan terlebih dahulu melepaskan skrup yang terpasang pada hard disk.
2. Pastikan jumper yang terpasang pada hard disk, posisinya sudah benar.
3. Pasang kembali hard disk dan Remount your drive in the computer dan tutup/pasang kembali tutup pada casing komputer.
4. Masukkan disket bootable pada drive A dan hidupkan komputer. Jalankan program Disk Manager dengan cara masukkan disket Disc-Wizard ke drive A dan ketik A:XDM. Kemudian tekan tombol ENTER.
5. Ikuti instruksi yang ada di Disk Manager untuk menginstall dan memformat hard
disk.
6. Setelah program Disk Manager selesai dijalankan, booting kembali komputer.

Pada DOS muncul pesan kesalahan “Disk Boot Failure,” “Non-System Disk” atau
“No ROM Basic – SYSTEM HALTED”.
Solusi:
1. Install kembali file sistem DOS menggunakan utility DOS SYS.
2. Cek semua kabel yang terpasang pada motherboard.
3. Gunakan FDISK untuk melihat apakah partisi primer (biasanya diatur untuk hard disk dan digunakan untuk booting pertama kali) sudah aktif atau belum.
4. Cek apakah hard disk terkena virus atau tidak, dengan menggunakan anti virus.

Kasus Ketiga:
Ketika menghidupkan komputer. Pada waktu menghidupkan kompmter, layar monitor tetap hitam dan tidak berubah.

Solusi:
1. Pastikan kabel monitor sudah terpasang di casing komputer dan power monitor sudah dihidupkan.
2. Pastikan kabel dari VGA Card sudah terpasang di slot pada casing komputer dengan benar dan masuk ke slot pada monitor dengan baik.
3. Restart kembali komputer.

Kasus keempat:
Ketika menghidupkan komputer, di layar monitor muncul pesan kesalahan: “Drive not Ready”.
Solusi:
1. Cek koneksi semua kabel. Pastikan pin 1 pada drive dihubungkan ke pin 1 pada hard-disk controller.
2. Pastikan daya power suppy cukup dengan kebutuhan.
3. Booting kembali komputer

7. Power Suplay



Diagnosa permasalahan:
Tegangan pada power supply menurun sehingga tidak mencukupi untuk dibagikan ke semua komponen hardware komputer. Permasalahan pada tombol ON/OFF pada power supply Kabel power yang menghubungkan power supply dengan sumber tegangan listrik rusak. Kipas pada power supply mengalami kerusakan sehingga tidak berputar yang meyebabkan panas yang berlebihan pada power supply.

Solusi:
1. Cek sumber tegangan yang ada, atau bila perlu pada stavolt untuk menstabilkan tegangan listrik
2. Cek kabel power atau coba ganti dengan kabel power yang lain.
3. Jika kipas pada power supply tidak berputar, ganti dengan kipas yang baru
4. Cek saklar ON/OFF pada bagian belakang power supply
5. Ganti power supply yang sesuai dengan kebutuhan hardware komputer anda, karena setiap power supply mempunyai batas kemampuan tertentu.

8. Baterai CMOS



Kasus :
Ketika komputer dinyalakan maka akan muncul tulisan ‘CMOS Checksum Error’ Sistem penanggalan yang selalu berubah dengan sendirinya meskipun anda sudah mengaturnya secara berulang-ulang (baik pada bios ataupun setelah masuk ke sistem) Komputer tidak bekerja sama sekali ketika dinyalakan. Tidak ada peringatan apapun yang muncul, tidak ada suara beep sama sekali dan layar monitor tidak menampilkan
tulisan apa-apa.

Solusi :
Anda dapat mengatasi permasalahan ini dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Lakukan Clear CMOS yang berfungsi untuk mengembalikan pengaturan bios ke kondisi default (standar bawaan pabriknya). Bisa dilakukan dengan 2 cara yakni:
1. Cabut baterai dari tempatnya, setelah ± 5-10 menit pasang kembali baterai tersebut
2. Memindahkan posisi jumper pada motherboard. Untuk mempermudah pengerjaan ini anda bisa melihat pada buku panduan motherboard Periksa dudukan baterai CMOS pada motherboard untuk menghindari dudukan yang kurang pas, terlalu longgar dan sebagainya.
3. Jika semua langkah diatas tidak memberikan hasil maka anda harus mengganti baterai CMOS. Sewaktu membeli yang baru sebaiknya anda membawa baterai yang rusak tadi karena setiap baterai CMOS memiliki jenis yang berbeda-beda terutama pada nomor serialnya yang terdapat pada baterai itu sendiri.

9. Permasalahan VGA



Kasus pertama:
Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor gelap dan hitam.

Solusi:
1. Langkah pertama, cek kabel VGA dan pastikan kabel VGA tersebut sudah masuk ke port VGA yang ada di casing komputer. 2. Cek indikator pada monitor, apakah powernya berjalan dengan normal atau tidak.
3. Coba booting ulang.

Kasus kedua:
1. Komputer menjadi macet atau hang ketika digunakan untuk bermain game 3D.
2. Tidak dapat digunakan untuk menjalankan permainan tertentu.
3. Windows tidak bisa digunakan dalam mode normal.
4. Ada titik-titik kecil di layar monitor.

Solusi:
1. Cek kabel VGA yang terhubung ke monitor dan ke casing komputer, apakah sudah menancap dengan benar atau belum, kalau belum masukkan kabel tersebut sesuai dengan kaki-kaki yang tersedia.
2. Cek konektor atau pin yang terdapat pada kabel VGA. Kalau ada yang patah atau putus, segera ganti yang baru.
3. Install kembali atau perbaharui driver dari VGA Card yang dipasang. Untuk mendapatkan driver VGA tersebut, bisa dengan men-download dari situs yang menyediakan driver dari VGA itu.
4. Cobalah untuk mendownload versi terbaru versi terakhir software Direct-X dari situs Microsoft.
5. Kunjungi situs-situs yang menangani berbagai permasalahan tentang permainan atau games.
6. Buka casing komputer, cabut VGA card dari slotnya (PC/AGP) dari motherboard, dan pasang kembali. Apabila pada waktu komputer dihidupkan, layar masih hitam dan belum muncul gambarnya, ganti VGA card dengan yang baru, karena dapat dipastikan VGA card ada mengalami kerusakan.

     Yaaak, sekian post seputar troubleshooting pada CPUnya. kita lanjut lagi tentang Troubleshooting toolsnya di post berikutnya. Terimakasih.

Source : Google

Wednesday, April 30, 2014

Beberapa Fitur Unggulan Ubuntu

Nah, kali ini saya akan memposting beberapa keunggulan dari Linux Ubuntu. Langsung aja yuk!

  • Display manager baru.
Ubuntu 11.10 tidak akan lagi menggunakan GDM sebagai login manager, sebuah login screen baru yang indah, Lightdm akan menggantikannnya...

Ubuntu 11.10 
  • Peningkatan dan perbaikan pada Unity Launcher, Unity Dash dan Unity Panel.
Unity yang mulai diperkenalkan Canonical pada Ubuntu 11.04 sebagai antar muka pengganti Gnome shell akan mendapatkan banyak peningkatan, termasuk aplikasi pencarian yang lebih cerdas ketika menggeser file-file yang berbeda serta fitur pencarian dalam Dash yang lebih baik...

Ubuntu 11.10 

Ubuntu 11.10 

Ubuntu 11.10 

Ubuntu 11.10 
  • Sebuah perangkat pencadangan yang disebut Deja Dup.
Deja Dup menjadi perangkat pembackup yang dapat digunakan untuk membackup dan merestore semua file termasuk yang beratribut hidden pada folder home Anda...

Ubuntu 11.10 
  • Mozilla Thunderbird 7.
Thunderbird menjadi email client default menggantikan Evolution yang akan disingkirkan secara total dari sistem...

Ubuntu 11.10 
  • Fungsi kombinasi tombol baru, Alt+Tab untuk bekerja pada multiple desktop.
Ubuntu 11.10
  • Menu Power Applet yang lebih optimal.
Kini, saat Anda menekan Power applet akan disajikan menu pilihan yang lebih lengkap termasuk menu pengaturan monitor, perangkat bluetooth, aplikasi startup, printer, perangkat USB serta system update...

Ubuntu 11.10 
  • Penampilan yang lebih sederhana dan lebih baik pada file manager Nautilus 3.
Ubuntu 11.10
  • Perbaikan dan peningkatan Ubuntu Software Center.
Ubuntu 11.10 

Ubuntu 11.10 


Ubuntu 11.10 akan menjadi rilis ke lima belas dari sistem operasi Ubuntu, sebuah distribusi Linux populer yang dikembangkan oleh Canonical. Jadwal rilis pengembangan dan rilis final Ubuntu 11.10 dapat Anda temukan dalam halaman Jadwal rilis distro Linux terbaru

Sekian Postingan saya kali ini, semoga bermanfaat!
Sumber : Klik Disini

Menjalankan Aplikasi Windows di Linux Ubuntu

Hallo, saya kali ini akan memposting tentang beberapa software yang bisa menjalankan aplikasi Windows di Linux.
Yuk cekidot :

Ada beberapa Aplikasi yang memang dibuat hanya khusus di Windows dan tidak akan berjalan di linux, Tapi sebagai user kita sangat membutuhkan aplikasi tersebut sedangkan komputer yang ada hanya ada sistem operasi Linux, Bagaimana caranya agar aplikasi tersebut dapat berjalan di linux, Ada beberapa cara untuk menjalankan Aplikasi tersebut diataranya :

Wine
Aplikasi Windows di Linux
Wine adalah salah satu software gratis untuk Linux yang dapat menjalankan aplikasi Windows di Linux. Wine pada dasarnya merupakan suatu implementasi API Windows di Linux. Memang tidak semua aplikasi Windows dapat di jalankan dengan Wine, untuk mengetahui aplikasi apa saja yang dapat dijalankan di Wine dapat dilihat di Wine Application Database. Biasanya Wine digunakan untuk menjalankan game di Linux, karena game biasanya tidak dapat dijalankan di Virtual Machine.

Berikut ini cara Install Wine lewat terminal di Ubuntu:

sudo apt-get install wine

Cara install Wine di Linux Mint:
1. Menggunakan apt-get (online installation)
     Buka Terminal (Ctrl + Alt + T, shortcut buka Terminal), ketik command line:

     $ sudo apt-get update
     $ sudo apt-get install wine

2. Menggunakan dpkg -i (offline installation)

    Pastikan kita sudah men-download wine beserta dependency-nya
    Tempatkan folder wine di Home (untuk memudahkan)
    Buka Terminal dan ketikkan command line

        $ cd wine
        $ sudo dpkg -i *.deb


PlayOnLinux
Aplikasi Windows di Linux
Alternatif lain dari Wine adalah PlayOnLinux, PlayOnLinux lebih seperti Google Play atau Software Center. Dengan PlayOnLinux aplikasi windows yang akan di install tinggal dipilih. PlayOnLinux lebih mudah digunakan, cukup cari software yang akan diinstall lalu klik install.

Berikut ini cara Install PlayOnLinux lewat terminal di Ubuntu:

sudo apt-get install playonlinux


Remote Desktop
Aplikasi Windows di Linux
Cara lain untuk menjalankan program Windows di Linux adalah dengan menggunakan Remote Desktop. Remote Desktop adalah salah satu fitur yang terdapat di Microsoft Windows yang memungkinkan pengguna mengakses Windows dari jarak jauh. Untuk dapat mengakses Remote Desktop dari Linux, bisa menggunakan software rdesktop atau tsclient.

Berikut ini cara install RDesktop atau TSClient di Ubuntu:

sudo apt-get install rdesktop

sudo apt-get install tsclient


Virtual Machine
Aplikasi Windows di Linux
Jika menggunakan ketiga software diatas tidak berhasil, maka dapat juga menggunakan VirtualBox, VMware Player atau Virtual Machine lainnya untuk Linux. Dengan menggunakan salah software machine itu kamu dapat membuat komputer virtual yang berisi OS Windows. Jadi kamu menjalankan Linux sekaligus Windows secara bersamaan. Dengan begini kamu akan dapat menjalankan software Windows di Linux. Namun kekurangan dari menggunakan cara ini adalah terlalu banyak memakan memory CPU. Jadi komputer kamu akan bekerja sangat keras karena menjalankan 2 OS secara bersamaan. Jangan heran kalau tiba-tiba komputer kamu lemot.

Sekian Posting saya kali ini, semoga bermanfaat.
Sumber : Klik Disini

Tuesday, April 29, 2014

Cara Menginstal Linux Ubuntu

Oke, kali ini saya akan share cara install Linux Ubuntu. Langsung aja yuk cekidot :

Cara Install Ubuntu 12.04 LTS (Precise Pangolin)
1. Masukkan CD Ubuntu installernya, lalu restart komputer.
2. Atur agar booting dari CD/DVD.
3. Setelah Ubuntu telah boot, Anda akan disajikan dengan layar yang terlihat seperti ini:
4. Klik Install Ubuntu untuk menginstal. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini:
Centang kedua kotak, ini tujuannya untuk menginstal semua pembaruan ketika menginstal, yaitu pembaruan seperti, Music Player, Video Player dll, karena defaultnya ubuntu gak ada music playernya, jadi harus update sendiri lewat ubuntu software center.
Anda juga harus memiliki minimal 4.5GB ruang kosong yang tersedia, jika tidak maka Anda tidak dapat dilanjutkan. jika di centang(untuk pembaruan) harus tersambung dengan internet, tapi jika gak ada koneksi, tidak dicentang juga gak papa. tetapi Anda tidak akan bisa mendapatkan update, atau sembarang paket bahasa yang mungkin anda butuhkan.
5. Selanjutnya Anda bisa memilih cara untuk menginstal ubuntunya:
Disini saya mempunyai komputer yang masih kosong belum, belum ada Operating Systemnya, sehingga saya dapat memilih untuk menggunakan seluruh disk.
Atau anda dapat menentukan partisi secara manual (Something Else). Dan anda juga dapat Memilih untuk Dual Boot atau menginstal bersama windows(jika komputer sudah terinstal windows). Ini akan kita bahas pada pertemuan berikutnya.
Yaitu Anda akan disajikan dengan menu dengan pilihan untuk memilih sistem operasi setiap kali Anda menyalakan komputer Anda.
Jika sudah memilih cara penginstalan, Klik “Continue”.
6. Lalu Anda akan disajikan dengan layar konfirmasi, seperti ini:
Klik “Install Now” untuk memulai instalasi.
Anda akan ditanya beberapa pertanyaan dalam satu detik tentang di mana Anda, apa nama Anda, dan bagaimana Anda ingin komputer Anda mengatur. Ini adalah untuk pengaturan waktu, nama pengguna, dan folder home.
Where are you?
Pilih lokasi Anda dengan mengklik di peta. Hal ini untuk memilih zona waktu anda dan daerah anda.
Keyboard Layout
Pilih saja Defaultnya English(US) atau sesuaikan dengan keyboard anda.
Who are You?
Silahkan isi dengan memasukkan user name, nama pengguna, password sesuai yang anda inginkan.
Setelah selesai mengisi, Klik “Continue”.
Silahkan Duduk sambil ngopi untuk menikmati tayangan slide tentang Ubuntu, semua gratis, full-versi software yang Anda miliki, dan seberapa besar itu adalah untuk menginstal Ubuntu 12,04 LTS (Precise Pangolin).
Sekian dulu, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Sumber : Klik Disini

Apa sih Linux itu?

Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
Tux.svg
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem danpustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama sepertiIntelDellHewlett-PackardIBMNovellOracle CorporationRed Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktopsuperkomputer,[4], dan sistem benamseperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung sepertiserver webbahasa pemrogramanbasisdatatampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) sepertiOpenOffice.orgKOfficeAbiwordGnumeric dan LibreOffice.

 Sumber : Klik Disini
 

Qyuu's Tech Copyright © 2013 -- Template created by Qyuukun -- Powered by Blogger